16 November 2009

little live stories : live is a choise

Ya... hidup adalah sebuah pilihan... Bahkan ketika kita belum dilahirkan di dunia ini, Tuhan telah memberikan kita pilihan, memilih untuk terus dan melihat dunia atau menyerah pada kemungkinan-kemungkinan tentang dunia yang kejam... Dan ketika kau memilih untuk melanjutkan hidup, dilahirkan ke dunia ini, maka semakin banyak pilihan yang akan kau hadapi... Hidup ini hanya berkisar antara... Yes or No
Right or Lift Do It or Leave It Now or Never dan segala hal lainnya yang menempatkan kita pada satu jalan yang hanya memiliki dua persimpangan, dan selanjutnya kembali ke diri kita masing-masing, apakah mau memilih jalan pertama ataukah jalan kedua... Apapun jalan yang kita pilih, maka kita pun harus siap dengan segala resiko dari pilihan kita sendiri... Pernah suatu ketika, saat dunia bener-bener ngga bersahabat dengan gue, saat semuanya begitu memojokkan gue, gue berniat buat keluar dari semuanya dan itu adalah pilihan gue saat itu, tapi... tiba-tiba gue mikir lagi, masuk akal ngga sih gue menyerah gitu aja, padahal gue tau kalau gue bisa lebih kuat dan bisa lebih survive pada saat itu, dan akhirnya pilihan itu berubah... gue mutusin buat keep fighting whatever the conditions, and now I'm starting to enjoy it...
"pilihan kitalah, Harry, yang menunjukkan orang seperti apa sebenarnya kita, lebih dari kemampuan kita" - Dombledore's words in Harry Potter #2 -
meskipun kadang gue sering memilih dengan salah, dan ngebuat gue menyesal setengah mati, dan berharap waktu bisa diulang dan mengganti pilihan gue, tapi nyatanya itu semua ngga bakalan bisa terjadi dan yang harus gue lakuin kalau sampe hal itu terjadi, cukup bilang ke diri gue sendiri... emang nasi udah jadi bubur, sekarang tinggal gimana gue ngolahnya, mau dijadiin bubur kayak apa dan seenak apa (kata-kata ini gue denger kemarin dari sepupu gue yang super duper konyol)...
Life is a choise... Hidup adalah pilihan... Ketika kau bingung untuk memilih, maka cukup abaikan semua suara di sekitarmu, dan cobalah dengarkan baik-baik bisikan kecil dari dalam hatimu, dan percayalah itulah pilihan yang paling benar sebab kata hati tak pernah membohongi tuannya... Meskipun pilihan itu terkesan bodoh... Meskipun pilihan itu terkesan konyol... Meskipun pilihan itu sama sekali ngga masuk akal... Tapi, itulah pilihanmu, jalanilah dan buatlah dia menjadi pilihan terbaik yang ada dalam hidupmu... Life is a choise... Do It or Leave It! Now or Never!

Labels: , , , ,

07 November 2009

Kisah enam tahun yang lalu...

enam tahun yang lalu,

saat kau duduk di sana,

tahukah kau bahwa saat itu aku telah mengenalmu...

tak ada seorang pun yang memberitahuku tentangmu...

hanya insting, dan sedikit naluri kecil dalam hatiku...

enam tahun yang lalu,

saat tak satupun dari kita saling menyapa,

tahukah kau bahwa saat itu kau telah berbicara padaku,

walaupun hanya beberapa kata dan tak begitu penting...

enam tahun yang lalu,

saat kau benar-benar tak pernah tahu siapa aku,

tahukah kau bahwa saat itu kau pernah memanggilku...

meskipun hanya sekali dan untuk terakhir kalinya...

itu kisah enam tahun yang lalu,

saat tak pernah sekalipun dari kita benar-benar bertegur sapa...

itu cerita enam tahun yang lalu, saat hanya aku yang mengenalmu...

itu kenangan enam tahun yang lalu,

saat tak sedikitpun kenangan tentangku tersimpan di sudut kecil memori otakmu...

ya... itu kisah enam tahun yang lalu...

dan sekarang, saat enam tahun telah berlalu...

ini kisah sekarang...

kau dan aku masih sama...

sama-sama tak pernah bertegur sapa...

sama-sama tak pernah saling berkenalan...

sama-sama asing satu sama lain...

ini cerita sekarang...

saat kau sekarang berada di tempat yang berbeda denganku...

saat kau dan aku dibatasi oleh samudera dan para penjaga perbatasan negara...

saat kau dan aku masih tetap asing...

ini kenangan yang tengah terbangun...

kau dengan hidupmu yang baru,

dan aku masih dengan bayang-bayangmu yang dahulu...

kau dengan duniamu yang sekarang,

dan aku masih mengharapkan dunia lamaku kembali...

kau dengan sosok-sosok baru yang datang silih berganti,

dan aku masih menantikan satu sosok yang sama sejak enam tahun yang lalu...

ya... kita memang tak pernah sekali pun berkenalan...

ya... kita memang tak pernah sekalipun bertegur sapa...

ya... kita memang tak pernah berbincang-bincang hangat...

mungkin... kau bahkan tak mengenaliku...

mungkin... kau bahkan tak pernah ingat sedikit saja tentangku...

mungkin... kau benar-benar tak pernah tahu,

kalau aku, telah menjadi bayang-bayangmu sejak enam tahun yang lalu....

Labels: , , , , , ,

05 November 2009

Unpredictable Live...

Akhir-akhir ini gue akuin hidup gue rada berantakan, rada kacau, rada ngga nyaman, dan hal-hal lain yang ngebuat gue berasa pengen balik ke masa-masa lampau yang pasti ngga akan pernah terjadi.... But now, something happened, and i got my turning point... Saat tiba saatnya gue bener-bener muak dan bosan dengan apa yang gue alamin sekarang, segalanya berbalik.... Bahkan gue bisa bilang, this is my best weekend... Everything is going well... Gue lupa kapan pertama kalinya turning point gue terjadi, tapi yang pasti banyak hal-hal baik yang gue alamin minggu ini... misalnya aja...
  1. bokap gue jadi begitu amat sangat baik minggu ini (emang sih beliau selalu baik, tapi kali ini amat sangat baik...)
  2. gue dapat kiriman duit dari sepupu gue yang di luar kota (thanks to Kak Agus.... gara-gara kiriman lo, gue bisa beli SIM card buat internetan... hehehehe... thanks a lot bro...)
  3. and the most unpredictable thing that i got is.... bokap gue ngedaftarin gue ke IRIS photography school.... damn... so excited when i heard that one...
  4. ketemu some of my besties, niyar ma nenek, miss u all...
  5. sms-an ma teteh soal her new guy... hihihii.... hope he's really serious for that, coz if he doesnt, i will kick his ass... (wkwkwkwkwk.....) teteh, i'll be always your guard... ^ ^'
simple kan? emang sangat amat simple, but it made my live being easier now... bahkan sekarang, gue udah mulai nikmatin status gue menjadi mahasiswa, meskipun masih sering ngga nyaman berada di kampus... wkwkwkw... awalnya gue rada ngga percaya kalau ada yang bilang "everything is gonna be okay", but now i believe that... kadang, kita emang ngerasa hidup udah ngga bersahabat lagi... kadang, semuanya emang terasa sangat amat menyebalkan... kadang, we just want to end up this live... (okke... gue ngga pernah sampe ke tahap ini... hidup gue masih panjang dan masih cukup berarti untuk diakhiri dengan cepat...) tapi, ketika itu semua sudah mencapai titik maksimum, believe me, you'll get your turning point... saat lo benar-benar sudah mengikhlaskan semuanya terjadi sama diri lo sendiri, everything is really really gonna be okay... trust me enough... hidup bener-bener sulit diduga... semuanya penuh kejutan, dan lo ngga bakalan nyangka kejutan apa yang bakalan ngehampirin lo tiap harinya... oh iya, satu lagi pelajaran berharga yang bisa gue tangkap minggu ini, jangan terlalu mengkhawatirkan sesuatu yang belum tentu terjadi... akhir-akhir ini gue sering panik sendiri buat sesuatu yang belum pasti, dan ternyata emang hal itu ngga bener-bener terjadi, bodoh kan gue? emang... makanya mulai sekarang, I'll starting to learn how to enjoy every single moment in my live, and try to ignore all imagination about something that unsure happen... satu lagi, rasa-rasanya gue udah nemuin satu hal yang bakalan masuk ke list wajib gue buat dilakuin sebelum gue mati, gue pengen jadi BACKPACKER and AROUND THE WORLD, especially France and South Africa... hope all my wishes will come true... amiin...

Labels: , , , ,

29 October 2009

And now, i miss them so badly....

Ngga tau kenapa beberapa minggu terakhir ini gue jadi begitu cengeng... Bayangin aja, di warnet aja gue bisa nangis cuman karena wall-wall-an ma sahabat-sahabat gue... Di angkot, perjalanan menuju kampus, karena kangen ama masa-masa berseragam gue dulu, gue lagi-lagi nangis... Astaga!!! What the hell is going on with me?!?!?!? Bulan ini bener-bener bulan ter-stress yang pernah gue hadapin... Parahnya lagi, gue bahkan merasa ngga aman di rumah gue sendiri... Aneh kan? Memang.... Tiap kali gue ngeliat mereka-mereka yang masih berseragam sekolah, selalu aja terbersit dalam hati gue buat nasehatin mereka, ngasih tau ke mereka buat bener-bener nikmatin masa-masa berseragam mereka karena gue yakin, saat mereka tidak lagi memakai seragam itu. mereka pasti bakalan amat sangat rindu masa-masa itu... Entah cuman gue yang terlalu mendramatisir atau hormon gue emang lagi sangat amat peka akhir-akhir ini, tapi emang kayak gitu kenyataannya... Sekarang, satu-satunya tempat yang bisa ngebuat gue selalu rindu cuman rumah gue... Gue ngga betah lama-lama tinggal di kampus, ngga ada kuliah = pulang.... Seburuk apapun keadaan di rumah gue, sekacau apapun hari yang gue alami... Yang gue mau cuman berada di rumah, satu-satunya tempat dimana mereka yang gue sayang menanti gue... Cerita-cerita tentang mimpi-mimpi yang tiap malam gue bicarain ma bokap, nyokap dan adek-adek gue... Tentang mimpi-mimpi yang amat sangat tinggi, tapi kami yakin kami bisa menggapainya... Tentang masalah-masalah kehidupan yang kami alami... Tentang kesenangan-kesenangan akan hal-hal kecil yang mungkin menurut orang lain amat sangat ngga penting... Tentang setiap detail kehidupan kami... Ya... cerita-cerita itulah yang tiap malam kami bicarakan... Mungkin kelak, hanya akan ada dinding-dinding rumah kecil kami yang menjadi saksi akan cerita tentang mimpi-mimpi kami... Mungkin kelak, ketika gue benar-benar harus menjadi dewasa, momen-momen itulah yang bakalan gue rindukan... Mungkin kelak, ketika gue udah punya keluarga kecil gue sendiri, momen-momen seperti itulah yang bakalan gue ingat dan bakalan gue ulang di kehidupan gue yang baru, dan dengan mimpi-mimpi yang baru pula... Rasanya begitu bersyukur dengan keluarga yang dianugerahkan Tuhan buat gue... Kita emang ngga berkelimpahan harta... Kita emang ngga punya banyak hal untuk dibanggakan... Tapi, mereka adalah orang-orang terbaik yang pernah hadir dalam hidup gue... Bokap gue adalah bokap terhebat yang pernah ada... Meskipun gue cuman bisa ketemu ama dia beberapa jam sehari, tapi gue bangga karena dialah bokap gue, bukan orang lain... Nyokap gue, meskipun masih sering marah-marahin gue, tapi dia pasti akan selalu nanya ke gue, "mau makan apa?", semarah apapun beliau, pasti beliau akan tetap masakin apa yang gue mau... Ade-adek gue, yang kadang bisa begitu nyebelin, tapi mereka selalu ada dengan kenakalan-kenalan kecil yang kadang malah ngebuat gue ketawa sendiri... Apalagi si kembar, gue amat sangat sayang mereka.... Dan Nenek gue, nenek terhebat yang gue punya, mie goreng buatannya adalah mie goreng terenak yang pernah gue coba... dan beliau adalah sumber dana paling mantap setelah bokap gue... hehehehe *damn!!! i wanna cry when i wrote this post.... hiks hiks hiks.... dan sekarang gue kangen berat ma teman-teman terbaik gue... gue kangen Teteh, Nunn, Willa, Mhimhi, Dian, Maudy. Cumi, dan semua anak Autism Kingdom... Miss them so badly...

Labels: , , , , , ,